Salah satu tantangan paling umum yang dihadapi mahasiswa internasional adalah menghadapi “Culture Shock/Kejutan Budaya”. Kejutan budaya adalah perasaan disorientasi yang dirasakan banyak orang saat mengalami cara hidup yang sama sekali baru. Banyak siswa internasional merasa sulit untuk menyesuaikan diri dengan budaya negara tuan rumah mereka sampai-sampai mereka mengalami Culture Shoc. Terutama bagi kamu yang ingin belajar atau kuliah di Amerika Serikat, besar kemungkinan kamu akan mengalami Culture Shock saat pertama kuliah di Amerika Serikat. Jadi, pada kesempatan kali ini kami akan membantu Anda untuk mengatasi culture shock atau gegar budaya dan memanfaatkan pengalaman Anda di luar negeri.

Culture Shock Studying in the United States

Culture Shock yang Mungkin Terjadi Saat Kamu Kuliah di Amerika Serikat

Gejala

Sebelum Anda berangkat untuk belajar di AS, pastikan Anda sudah mengenal gejala khas gegar budaya sehingga Anda dapat mengenali dan melawannya sejak dini. Gejala ini umumnya meliputi:

  1. Kesedihan, kesepian, melankolis
  2. Keasyikan dengan kesehatan
  3. Sakit, nyeri, alergi
  4. Insomnia atau tidur berlebihan
  5. Perubahan suasana hati, depresi, perasaan rentan
  6. Kemarahan, lekas marah, dendam
  7. Kehilangan identitas
  8. Kurang percaya diri
  9. Obsesi terhadap kebersihan
  10. Merindukan keluarga
  11. Perasaan hilang atau diabaikan
  12. Tantangan baru

Belajar secara internasional adalah pengalaman baru bagi semua orang, dan dengan pengalaman baru datanglah tantangan baru. Anda terkadang merasa bingung, tidak yakin, dan tidak nyaman di Amerika Serikat. Orang mungkin memiliki nilai dan cara baru yang berbeda dalam melakukan hal-hal yang tampak aneh bagi Anda. Anda mungkin merasa segalanya telah berubah, termasuk sistem pendukung langsung keluarga dan teman Anda.


Untuk meminimalkan keterkejutan, Anda mungkin ingin tetap berhubungan dengan keluarga dan teman di rumah, tetapi penting juga untuk mengidentifikasi sumber dukungan baru. Orang-orang yang Anda temui melalui kantor siswa internasional sekolah Anda juga dapat menjadi sumber dukungan. Anda juga dapat menghubungi kerabat atau teman yang tinggal di Amerika Serikat untuk meminta nasihat mereka.

Baca Juga: 10 Tips Belajar di Amerika Serikat


Tips Memerangi Culture Shock

Jika Anda seorang siswa internasional yang mengalami gegar budaya, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu memudahkan transisi Anda:

  1. Ingatkan diri Anda bahwa semua yang Anda rasakan adalah normal
  2. Tetap berhubungan dengan teman dan keluarga Anda di rumah melalui email, teks, atau telepon
  3. Kelilingi diri Anda dengan barang-barang yang sudah dikenal, seperti foto atau ornamen
  4. Makan makanan yang sehat dan seimbang; mencoba untuk menemukan makanan akrab
  5. Beberapa siswa menganggap komunitas agama atau agama sangat membantu; banyak kapelan menyambut siswa dari semua agama untuk kegiatan pastoral atau sosial
  6. Pertahankan kontak dengan kelompok etnis Anda serta dengan siswa setempat
  7. Cari aktivitas yang akan menghubungkan Anda dengan siswa lain yang memiliki minat yang sama
  8. Pertahankan kepercayaan diri Anda pada diri sendiri; ikuti ambisi Anda dan lanjutkan rencana Anda untuk masa depan
  9. Cari tahu layanan apa di kampus Anda yang menawarkan bantuan bagi mahasiswa internasional yang mengalami gegar budaya, dan hubungi mereka


Menjaga Kebiasaan

Anda mungkin juga ingin mempertahankan beberapa kebiasaan di Amerika Serikat. Mungkin Anda dapat terus menjalankan keyakinan Anda sendiri secara teratur, dengan sekelompok individu yang berpikiran sama. Atau mungkin Anda menikmati joging, bermain catur, atau bersorak untuk tim olahraga favorit Anda. Meskipun aktivitas tersebut kemungkinan besar akan agak "Amerikanisasi", aktivitas tersebut mungkin menawarkan kenyamanan untuk melakukan beberapa hal yang Anda sukai di negara asal Anda. Berolahraga secara teratur telah ditemukan sebagai cara terbaik untuk memerangi depresi, jadi Anda dapat mempertimbangkan untuk memasukkan aktivitas fisik secara teratur ke dalam jadwal harian Anda.


Support Systems/Sistem Pendukung

Selama transisi dari negara asal Anda ke AS, dukungan baru kemungkinan besar akan datang dari kantor penerimaan atau kantor mahasiswa internasional di kampus AS yang Anda pilih untuk hadiri. Sebagian besar kantor mengoordinasikan sesi orientasi untuk siswa baru dalam beberapa hari pertama kedatangan Anda, untuk membantu Anda mengenal lingkungan baru Anda.


Bentuk dukungan lain akan datang dari teman baru, penasihat akademis atau pusat konseling psikologis. Di A.S., banyak sekolah memiliki terapis yang telah dilatih untuk bekerja dengan orang-orang seperti Anda untuk mendiskusikan jenis tantangan baru yang Anda hadapi.


Cara terbaik untuk membangun sistem pendukung pribadi adalah dengan terlibat dalam aspek sosial kampus Anda. Teliti klub dan organisasi di situs web sekolah Anda, dan Anda pasti akan menemukan setidaknya satu kelompok penuh orang yang memiliki minat yang sama, apakah itu olahraga, teater, lingkungan, atau merajut. Ini adalah cara terbaik untuk berteman dengan orang-orang yang berpikiran sama, dan Anda akan merasa lebih betah dalam waktu singkat. Yang terpenting, bersiaplah untuk membuka diri terhadap pengalaman baru; bersiaplah untuk belajar, tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga dalam interaksi Anda dengan orang-orang baru setiap hari.


Budaya Amerika yang Perlu Kamu Ketahui

Agar tidak mengalami culture shock saat kamu pertama kali tinggal atau belajar di Amerika Serikat ada baiknya kamu ketahui beberapa budaya Amerika berikut ini. Bagi banyak siswa internasional, menyesuaikan diri dengan budaya Amerika bisa jadi sulit dan terkadang membuat frustrasi. Kebiasaan dan nilai-nilai Amerika mungkin sangat berbeda dari negara asal Anda, dan Anda mungkin menganggapnya membingungkan. Anda mungkin ingin membiasakan diri dengan budaya Amerika sebelum keberangkatan Anda, untuk melakukan transisi semudah mungkin.


Values/Nilai

Kemerdekaan. Orang Amerika sangat percaya pada konsep individualisme. Mereka menganggap diri mereka sebagai individu yang terpisah yang mengendalikan kehidupan mereka sendiri, bukan anggota keluarga yang erat, saling tergantung, kelompok agama, suku, bangsa, atau kelompok lain.

Persamaan. Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat menyatakan bahwa “semua [orang] diciptakan sama,” dan keyakinan ini tertanam kuat dalam nilai-nilai budaya mereka. Orang Amerika percaya bahwa semua orang memiliki kedudukan yang sama, dan karena itu tidak nyaman dengan sikap hormat yang terbuka seperti membungkuk.

Informalitas. Keyakinan akan kesetaraan ini menyebabkan orang Amerika bersikap agak informal dalam perilaku mereka terhadap orang lain. Jangan heran jika pegawai toko dan pramusaji memperkenalkan diri dengan nama depan mereka. Banyak orang yang mengunjungi AS terkejut dengan informalitas ucapan, pakaian, dan postur orang Amerika. Jangan salah mengira ini sebagai kekasaran atau ketidaksopanan; itu hanya bagian dari budaya mereka!

Keterusterangan. Orang Amerika cenderung menghargai, kejujuran dan keterbukaan dalam berurusan dengan orang lain. Mereka percaya bahwa konflik dan ketidaksepakatan paling baik diselesaikan melalui diskusi langsung di antara orang-orang yang terlibat. Orang Amerika percaya bahwa jika seseorang memiliki masalah dengan orang lain, mereka harus memberi tahu orang tersebut dengan jelas dan langsung untuk mendapatkan solusi dari masalah tersebut.

Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Kamu Memilih untuk Kuliah di Amerika Serikat


Hari Libur dan Bea Cukai AS untuk Diketahui

Salah satu cara yang menyenangkan untuk belajar tentang suatu budaya adalah dengan berpartisipasi dalam tradisinya. Berikut adalah beberapa hari libur utama yang dirayakan orang Amerika di seluruh negeri:

1 Januari = Hari Tahun Baru = Menyambut tahun baru dengan pesta mulai malam sebelumnya (Malam Tahun Baru pada 31 Desember)

Senin ke-3 di bulan Januari = Hari Martin Luther King, Jr. = Memperingati hari lahir pemimpin hak-hak sipil Afrika-Amerika Martin Luther King, Jr., yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1964.

14 Februari = Hari Valentine = Rayakan cinta dan romansa dengan bertukar tanda cinta (biasanya kartu, permen, atau hadiah).

Senin ke-3 Februari = Hari Presiden = Menghormati presiden Amerika masa lalu seperti George Washington (pemimpin pertama bangsa) dan Abraham Lincoln (pahlawan Perang Saudara yang membantu menghapuskan perbudakan).

17 Maret = Hari Saint Patrick = Rayakan santo pelindung Irlandia dengan parade dan pesta yang didekorasi dengan warna hijau Irlandia.

1 April = Hari April Mop =Mainkan trik cerdas (namun tidak berbahaya) atau ceritakan lelucon kepada seseorang yang memiliki selera humor yang bagus.

Senin Terakhir bulan Mei = Memorial Day = Untuk mengingat pria dan wanita yang meninggal saat bertugas di Angkatan Bersenjata AS.

4 Juli = Hari Kemerdekaan = Lihat pertunjukan kembang api di depan umum saat orang Amerika menandai tanggal ketika tiga belas negara bagian AS mendeklarasikan kemerdekaan mereka dari Inggris pada tahun 1776.

Senin pertama di bulan September = Hari Buruh = Hormati kontribusi dan upaya para pekerja keras di seluruh negeri.

Senin ke-2 di bulan Oktober = Hari Columbus = Beri penghormatan kepada Christopher Columbus, yang secara tradisional dianggap sebagai penemu benua Amerika pada tahun 1492.

Kamis terakhir di bulan November = Hari Thanksgiving = Pesta dengan makanan tradisional yang memperingati makan malam yang dibagikan oleh para Peziarah (pemukim pertama dari tiga belas koloni) dan penduduk asli Amerika.

25 Desember = Hari Natal = Rayakan kelahiran Kristus, pemimpin iman Kristen, dengan bertukar hadiah dengan keluarga dan teman.


Tentu saja, AS adalah negara besar yang terdiri dari banyak budaya berbeda. Pengalaman budaya Anda pasti berbeda tergantung di mana di AS Anda memilih untuk belajar. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang masing-masing negara bagian, kunjungi Panduan Negara Bagian kami.


Itulah tadi beberapa Culture Shock Kuliah di Amerika Serikat yang mungkin terjadi ketika kamu pertama kali tinggal atau belajar di Amerika Serikat, tapi tenang saja dengan menerapkan beberapa tips yang telah kami berikan dan dengan mengetahui beberapa budaya Amerika Serikat, besar kemungkinan kamu tidak akan menalami Culture Shock.